Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Aku ingin begini, Aku ingin begitu

Blog EntryOct 30, '08 5:14 AM
for everyone
Sedih sekali jika mendengar nama Rasul dibawa-bawa oleh orang-orang yang sok meneladani beliau. Apalagi yang terjadi baru-baru ini, tentang kyai yang menikah dengan anak berumur 12 dan 9 tahun, dengan dalih Rasul pun menikahi Siti Aisyah pada umur 9 tahun.

Mungkin, saya ingin meralat mitos yang merebak di masyarakat mengenai Rasul menikahi Siti Aisyah pada umur 9 tahun. Yang saya tahu, ketika Siti Aisyah berumur 9 tahun, Abu Bakar datang pada Rasul untuk melamar putrinya karena kekhawatiran seorang ayah pada putri yang amat dicintainya. Abu Bakar ingin Siti Aisyah mendapatkan pasangan yang tepat. Lalu ketika Siti Aisyah berumur 15 tahun, barulah pernikahan itu ada. Itu pun karena alasan yang logis dan untuk kepentingan umat. Siti Aisyah adalah anak perempuan yang cerdas. Kelak beliau pantas untuk menjadi ummul mukminin. Dengan umur yang masih muda, tentu akan mudah untuk menyerap berbagai ilmu dari Rasul untuk kelak dibagikan pada umat Rasulullah. Termasuk untuk mengingat hadits2 Rasul. Yang akan berguna untuk kita sekarang.

Banyak dewasa ini para pemuka agama, menggunakan hadits Rasul sebagai pembenar dari perilakunya. Tapi, itu hanya sebagian [bagian yg enak2nya aja, semacam poligami]. Bagian yang terlampau sulit, seperti bagaimana meningkatkan kualitas keshalehan ritual dan sosial umat, mereka angkat tangan dan tidak peduli.
[Maaf jika kasar, ini bagian dari kritik bukan???]

Lalu, apa alasan kyai itu menikahi anak berumur 9 tahun, yang bahkan secara psikologis belum mampu menerima pernikahan? Apapun alasannya, tidak ada alasan yang cukup masuk akal untuk membenarkan perilaku kyai itu. Sayang sekali, keindahan Islam kerap dirusak oleh umatnya sendiri. Apalagi ini dirusak oleh pemuka agamanya sendiri. Pantas Rasul pernah bersabda : "Akan tiba saatnya umatku bagai buih di lautan. Banyak namun tidak ada arti"


23 CommentsChronological   Reverse   Threaded
tenrii wrote on Oct 30, '08
aku juga bener2 nggak setuju sama pak kiai, kesannya gimana gtu... dia mencari dalih untuk membenarkan prilakunya,,, nyebelin!!
vi3nzz wrote on Oct 30, '08
Kyai itu banyak yg cuma titel aja, tapi prilaku berlawanan.
Mudah2an umat Islam makin cerdas, mampu membedakan mana yang bersumber dari ajaran Islam mana yang menyimpang krn ulah oknum ttt.

Dan itu tugas kita dalam dakwah bukan ?

TFS ya sayang..:)
eyeoflight wrote on Oct 30, '08
Banyak dewasa ini para pemuka agama, menggunakan hadits Rasul sebagai pembenar dari perilakunya. Tapi, itu hanya sebagian [bagian yg enak2nya aja, semacam poligami]. Bagian yang terlampau sulit, seperti bagaimana meningkatkan kualitas keshalehan ritual dan sosial umat, mereka angkat tangan dan tidak peduli.
I Love this Part!!
eno13 wrote on Oct 30, '08
kiyai phedopil
kiyai anarkis

bukanya mengenyampingkan kekurangan mereka sebagai manusia yg bisa saja khilaf dan membuat kesalahan. tp titel kiyai beserta dalil2 yg dibawa merekanya itu loh ..

hah. cape deh ... bikin orang angkat alis
dydy wrote on Oct 30, '08
ikut berduka cita...
pondokkata wrote on Oct 30, '08
dydy said
ikut berduka cita...
iya teh Dy, di indonesia pemuka agama makin aneh aja...hehehe,,,
pondokkata wrote on Oct 30, '08
eno13 said
kiyai phedopil
kiyai anarkis
kyai apalagi ya???? :D

itulah mbak, selama ini kita luput untuk meningkatkan keshalehan sosial kita, ritual aja terus...
bukankah kita hidup dalam dunia sosial yg kompleks...
pondokkata wrote on Oct 30, '08
I Love this Part!!
thanks...
pondokkata wrote on Oct 30, '08
vi3nzz said
Mudah2an umat Islam makin cerdas, mampu membedakan mana yang bersumber dari ajaran Islam mana yang menyimpang krn ulah oknum ttt.

Dan itu tugas kita dalam dakwah bukan ?
iya mbak...dakwah memang bukan tugas kyai, ulama, ustadz saja, tetapi semua umat Islam...dengan catatan sampaikan dakwah dengan hikmah...
Comment deleted at the request of the author.
walayah wrote on Oct 31, '08
he he he....................!!!
pondokkata wrote on Oct 31, '08
walayah said
he he he....................!!!
kok cuma hehehe?? jangan2... :D

iya akhir2 ini problematika umat memang mnggelikan... :(
pondokkata wrote on Oct 31, '08
tenrii said
aku juga bener2 nggak setuju sama pak kiai, kesannya gimana gtu... dia mencari dalih untuk membenarkan prilakunya,,, nyebelin!!
idem mbak :(
walayah wrote on Oct 31, '08
ya, karena dia sewenang-wenang.
Gambarnya, sebagai parodi, aku 'curi'. Inilah wajahnya.

Rasul pernah bertanya, siapa wanita yang paling teraniaya,
tidak bersuami dan paling jelek.
Untuk mengangkat derajat wanita jelek itu, kulit hitam, dan semua orang
menjauhi; Rasul menjadikannya isteri.

Siapa berani?
So, bukan yang muda, yang cantik.
Orang 'melecehkan wanita' selalu beralasan ngikuti jejak Nabi.

Kawini itu orang-orang susah, jelek dan pelacur. Untuk mengangkat harkat
dari jurang kesesatan.

Pertanyaannya: siapa berani?
pondokkata wrote on Nov 1, '08
walayah said
Pertanyaannya: siapa berani?
ya...mungkin tak ada yg berani!!! Hanya Rasul...

Karena itu tak ada laki2 di dunia ini yang bisa seperti Rasul....
weningasri wrote on Nov 2, '08
sama sedih+marah...
seperti nya sudah banyak sekali penyelewengan hukum2 Islam..
jgn2 dibalik semua memang ada dalang nya *penasaran*
pondokkata wrote on Nov 2, '08
jgn2 dibalik semua memang ada dalang nya *penasaran*
itulah yg selama ini saya takutkan juga *penasaran dan curiga*
tutipathi wrote on Nov 7, '08
bapak yang satu ini tau kalo orang indonesia itu paling suka nonton infotainment, makanya bikin sensasi aja sekalian, lumayan kan jadi mendadak sontak diburu para kuli tinta, eh kuli laptop? heuheu... jangan liat islamnya deh, rasanya perilaku "aneh" orang ini tak layak untuk dikaitkan dengan baginda rosul, apalagi dengan islam. jauuuhhh....!
pondokkata wrote on Nov 7, '08
bapak yang satu ini tau kalo orang indonesia itu paling suka nonton infotainment, makanya bikin sensasi aja sekalian, lumayan kan jadi mendadak sontak diburu para kuli tinta, eh kuli laptop? heuheu...
bener juga ya mbak...
iya mendingan jangan dibesar2in ama kita, kesenengan ntar bapak itu...hehehehe...

tulisan ini cuma sekedar ngeluarin unek2 aja kok mbak...bukan untuk buat dia jadi tambah populer...
musiciens wrote on Nov 9, '08
paedofil

gak bisa disamain dounks kalo yang kayak gituh...

kenapa ya orang2 yang harusnya diteladani, pake kata pemuka agama, lalu malah begituh?
berani2nya bawa dalil2 dll lagi??

hix..
pondokkata wrote on Nov 9, '08
kenapa ya orang2 yang harusnya diteladani, pake kata pemuka agama, lalu malah begituh?
berani2nya bawa dalil2 dll lagi??

hix..
itulah perasaan merasa diri paling bener...
jadi gak inget umat yang kebingungan...
iindrafin wrote on Nov 12, '08
Banyak dewasa ini para pemuka agama, menggunakan hadits Rasul sebagai pembenar dari perilakunya. Tapi, itu hanya sebagian [bagian yg enak2nya aja, semacam poligami]. Bagian yang terlampau sulit, seperti bagaimana meningkatkan kualitas keshalehan ritual dan sosial umat, mereka angkat tangan dan tidak peduli.
karena kesemuanya itu sulit, sudah menjadi budaya, mungkin mereka berpikir lebih baik urus diri sendiri:(
pondokkata wrote on Nov 12, '08
karena kesemuanya itu sulit, sudah menjadi budaya, mungkin mereka berpikir lebih baik urus diri sendiri:(
karena itu barangkali dari sekarang kita bikin radar dan kompas sendiri supaya gak salah arah, karena para pemimpin kita sudah sibuk dng dirinya sendiri... :(
Add a Comment