Sedih sekali jika mendengar nama Rasul dibawa-bawa oleh orang-orang yang sok meneladani beliau. Apalagi yang terjadi baru-baru ini, tentang kyai yang menikah dengan anak berumur 12 dan 9 tahun, dengan dalih Rasul pun menikahi Siti Aisyah pada umur 9 tahun.
Mungkin, saya ingin meralat mitos yang merebak di masyarakat mengenai Rasul menikahi Siti Aisyah pada umur 9 tahun. Yang saya tahu, ketika Siti Aisyah berumur 9 tahun, Abu Bakar datang pada Rasul untuk melamar putrinya karena kekhawatiran seorang ayah pada putri yang amat dicintainya. Abu Bakar ingin Siti Aisyah mendapatkan pasangan yang tepat. Lalu ketika Siti Aisyah berumur 15 tahun, barulah pernikahan itu ada. Itu pun karena alasan yang logis dan untuk kepentingan umat. Siti Aisyah adalah anak perempuan yang cerdas. Kelak beliau pantas untuk menjadi ummul mukminin. Dengan umur yang masih muda, tentu akan mudah untuk menyerap berbagai ilmu dari Rasul untuk kelak dibagikan pada umat Rasulullah. Termasuk untuk mengingat hadits2 Rasul. Yang akan berguna untuk kita sekarang.
Banyak dewasa ini para pemuka agama, menggunakan hadits Rasul sebagai pembenar dari perilakunya. Tapi, itu hanya sebagian [bagian yg enak2nya aja, semacam poligami]. Bagian yang terlampau sulit, seperti bagaimana meningkatkan kualitas keshalehan ritual dan sosial umat, mereka angkat tangan dan tidak peduli. [Maaf jika kasar, ini bagian dari kritik bukan??? ]
Lalu, apa alasan kyai itu menikahi anak berumur 9 tahun, yang bahkan secara psikologis belum mampu menerima pernikahan? Apapun alasannya, tidak ada alasan yang cukup masuk akal untuk membenarkan perilaku kyai itu. Sayang sekali, keindahan Islam kerap dirusak oleh umatnya sendiri. Apalagi ini dirusak oleh pemuka agamanya sendiri. Pantas Rasul pernah bersabda : "Akan tiba saatnya umatku bagai buih di lautan. Banyak namun tidak ada arti"
 | aku juga bener2 nggak setuju sama pak kiai, kesannya gimana gtu... dia mencari dalih untuk membenarkan prilakunya,,, nyebelin!! |
 | Kyai itu banyak yg cuma titel aja, tapi prilaku berlawanan. Mudah2an umat Islam makin cerdas, mampu membedakan mana yang bersumber dari ajaran Islam mana yang menyimpang krn ulah oknum ttt.
Dan itu tugas kita dalam dakwah bukan ?
TFS ya sayang..:) |
 | eno13 wrote on Oct 30, '08 kiyai phedopil kiyai anarkis
bukanya mengenyampingkan kekurangan mereka sebagai manusia yg bisa saja khilaf dan membuat kesalahan. tp titel kiyai beserta dalil2 yg dibawa merekanya itu loh ..
hah. cape deh ... bikin orang angkat alis |
 | dydy wrote on Oct 30, '08 |
Comment deleted at the request of the author.
 | he he he....................!!! |
 | ya, karena dia sewenang-wenang. Gambarnya, sebagai parodi, aku 'curi'. Inilah wajahnya.
Rasul pernah bertanya, siapa wanita yang paling teraniaya, tidak bersuami dan paling jelek. Untuk mengangkat derajat wanita jelek itu, kulit hitam, dan semua orang menjauhi; Rasul menjadikannya isteri.
Siapa berani? So, bukan yang muda, yang cantik. Orang 'melecehkan wanita' selalu beralasan ngikuti jejak Nabi.
Kawini itu orang-orang susah, jelek dan pelacur. Untuk mengangkat harkat dari jurang kesesatan.
Pertanyaannya: siapa berani? |
 | sama sedih+marah... seperti nya sudah banyak sekali penyelewengan hukum2 Islam.. jgn2 dibalik semua memang ada dalang nya *penasaran*
|
 | bapak yang satu ini tau kalo orang indonesia itu paling suka nonton infotainment, makanya bikin sensasi aja sekalian, lumayan kan jadi mendadak sontak diburu para kuli tinta, eh kuli laptop? heuheu... jangan liat islamnya deh, rasanya perilaku "aneh" orang ini tak layak untuk dikaitkan dengan baginda rosul, apalagi dengan islam. jauuuhhh....! |
 | paedofil
gak bisa disamain dounks kalo yang kayak gituh...
kenapa ya orang2 yang harusnya diteladani, pake kata pemuka agama, lalu malah begituh? berani2nya bawa dalil2 dll lagi??
hix.. |
| |